PROGRAM KELAS JAMINAN PERSIAPAN TES MASUK FK UHT SBY 2016 GELOMBANG 1

Advertisements

TIPS MEMILIH JURUSAN DI PTN

Belajar Cerdik Butuh Taktik

Bijak Memilih, Kunci Rebut Bangku Kuliah

Tahun ini jalur masuk PTN terbagi menjadi tiga, SNMPTN, SBMPTN, dan Ujian Mandiri tiap PTN. SNMPTN yang hanya berdasar rapor dan ujian nasional, SBMPTN melalui ujian tulis, serta Ujian Mandiri yang sistemnya bergantung PTN terkait. Bagaimana menyikapi jalur yang tersedia agar mimpi jadi mahasiswa terwujud? Tentunya tak hanya pilih jalur yang tepat, tapi juga bijak memilih jurusan dan PTN. Apa saja yang harus dilakukan?

Kenali minat diri dalam bidang apa. Dengan mengetahui minat, akan mudah menspesifikkan program studi kelompok mana yang akan dipilih.

Paham akan minat diri juga harus diimbangi dengan paham akan potensi dan kapasitas diri, sejauh mana mampu bersaing dengan peminat-peminat lain dengan pilihan dan jalur yang sama. Potensi dan kapasitas diri dapat dilihat dari prestasi selama ini dan kemampuan mengerjakan soal, baik secara pribadi maupun dalam berbagai try out yang diselenggarakan oleh pihak-pihak tertentu.

Perhatikan PTN pilihan. Usahakan memilih PTN-PTN ternama karena menjadi mahasiswa tak hanya butuh ijazah saja nantinya tapi juga butuh kehidupan pergerakan dan spirit kemahasiswaan.

Konsultasikan dengan orang tua, kakak, kakak kelas, atau orang-orang yang punya pengalaman dalam seluk-beluk perkuliahan. Hal ini penting sebagai bahan pertimbangan agar tidak terperosok pada pilihan yang kurang tepat. Bagaimana? Sudah mantap menentukan pilihan? (ber)

  

TIPS MENGHAFAL

Belajar Cerdik Butuh Taktik

Menghafal Ternyata Mudah!

Setiap ujian masuk perguruan tinggi akan mengujikan pelajaran-pelajaran yang membutuhkan hafalan. Sebut saja biologi, fisika, sejarah, geografi, bahkan bahasa Indonesia. Beberapa orang sangat suka menghafal, namun lainnya benci menghafal karena menguras energi. Bagaimana menyiasatinya ?

1. Catat dan catat!

Mencatat/mengetik kembali apa yang sudah dipelajari efektif untuk menancapkan materi tersebut di long term memory kita. Dengan banyak mencatat otomatis kita akan banyak membaca materi tersebut bukan?

2. Buat mind map

Mencatat saja belum cukup tanpa disertai ringkasan materi dalam bentuk mind map atau peta konsep. Buat mind map yang sistematis, menarik, dan berwarna agar otak kanan dan kiri kita bisa bekerja sama dalam mengingat dan memunculkan kembali saat dibutuhkan.

3. Ulangi membaca saat sebelum dan bangun tidur

Mengapa saat sebelum dan bangun tidur? Sebelum tidur otak kita sedang dalam gelombang alfa yang relaks dan baik untuk menanamkan hafalan. Hafalan itu akan terekam dan terbawa di alam bawah sadar kita ketika tidur sehingga kita akan tetap mengingatnya. Saat bangun, otak dalam keadaan fully charge sehingga siap untuk menerima input baru.

4. Pecahlah!

Pecah-pecahlah materi yang akan dihafal ke dalam partisi-partisi kecil. Menghafal 01125673891567 akan lebih mudah jika dipecah menjadi 011 256 7389 1567. Para peneliti menyebutkan bahwa short term memory manusia hanya mampu mengingat 5-9 karakter saja. Jadi, pecahlah materi tersebut menjadi bagian kecil

5. Nyanyikan!

Menyanyikan bahan hafalan dengan irama yang kita kenal cukup ampuh sebagai kiat menghafal. Coba saja!

6. Jembatan keledai

Bukan berarti jembatan untuk menjadi keledai (baca: bodoh), tapi jembatan ini adalah salah satu trik untuk menghubung-hubungkan materi hafalan baik dengan materi hafalan lain maupun dengan hal lain sehingga mengingatnya lebih mudah.

7. Jangan memaksa!

Terakhir, jangan memaksa untuk mengingat. Relaks dan bersantai saja, nanti juga bisa ingat kembali. (ber)

TIPS MENGHADAPI SOAL HITUNGAN

Belajar Cerdik Butuh Taktik

Tak Perlu Pusing Bertemu Hitungan

 Ujian masuk fakultas kedokteran baik melalui jalur nasional maupun lokal akan menyertakan soal hitungan. Oleh karena itu butuh siasat dalam menyikapi soal hitungan tersebut. Ingin tahu? Cek kiat-kiat berikut.

  1. Hafal rumus

    Hafalkan rumus-rumus, terutama rumus-rumus yang sering digunakan. Untuk rumus turunan, cukup hafalkan rumus induknya saja lalu pahami cara menurunkannya sehingga tau bagaimana menurunkan rumus tersebut tanpa perlu menghafal banyak.

  2. Kuasai teknik menghitung cepat

    Teknik menghitung cepat yang kita pelajari di sekolah dasar dulu cukup membantu mengatasi waktu yang mengejar kala mengerjakan soal.

  3. Berlatih, berlatih, dan berlatih!

    Hampir sama dengan kiat menghafal yang perlu diulang, kemampuan menghitung perlu banyak dilatih. Berlatihlah tiap hari dengan semua tingkat kesukaran. Sebaiknya pilih waktu siang atau malam ketika berlatih.

  4. Hitung kecepatan

    Salah satu bagian dari strategi adalah selalu menghitung waktu. Sembari berlatih tetap perhatikan waktu dengan menghitung kecepatan mengerjakan soal per nomor. Kiat ini membantu menemukan estimasi waktu yang khusus untuk menyelesaikan soal hitungan dalam ujian nanti.

  5. Cek ulang saat bekerja

    Ketelitian merupakan hal penting dalam menaklukkan soal hitungan. Selalu cek kembali hasil pekerjaan dengan memasukkan jawaban yang sudah dipilih ke soal, bila tepat, tak diragukan pilihan tersebut sudah benar.

Demikian lima kiat singkat menyikapi soal hitungan. Selamat mencoba! Semoga sukses! (ber)